[INFORMASI] Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 - 06 May 2026 00:00
Beranda / Berita / IAKN Ambon Sukses Gelar Gebyar Wisata Vol. 4, Perkuat Harmoni, Budaya, Pariwisata, dan UMKM Maluku
KEGIATAN 06 July 2026 31 dilihat

IAKN Ambon Sukses Gelar Gebyar Wisata Vol. 4, Perkuat Harmoni, Budaya, Pariwisata, dan UMKM Maluku

IAKN Ambon Sukses Gelar Gebyar Wisata Vol. 4, Perkuat Harmoni, Budaya, Pariwisata, dan UMKM Maluku

Ambon – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon melalui Program Studi Pariwisata Budaya dan Agama, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK), sukses menyelenggarakan Gebyar Wisata Vol. 4 bertajuk Threads of Peace: Merajut Harmoni, Menghidupkan Budaya, Menggerakkan Pariwisata selama empat hari, 1–4 Juli 2026, di kawasan Gong Perdamaian Dunia, Ambon. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, komunitas seni, pelaku UMKM, mahasiswa, dan masyarakat dalam upaya memperkuat pariwisata berbasis budaya serta mendorong ekonomi kreatif di Maluku.

VkyNiDgjStRJHlmpaPubAP5pPhNUaNtCaY8VR87w.jpg

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku yang diwakili oleh Kasrul Selang, S.T., M.T., Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Maluku. Dalam sambutannya, Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi kepada IAKN Ambon atas inisiatif penyelenggaraan Gebyar Wisata Vol. 4 yang dinilai mampu membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya. Pemerintah berharap kolaborasi semacam ini terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ww53nx6N9tp7lryoI7LlmE3xDsolfeO7txRAQ04L.jpg

Sejak hari pertama, Gebyar Wisata Vol. 4 menghadirkan berbagai pameran budaya, seni, dan ekonomi kreatif yang menampilkan karya mahasiswa serta pelaku UMKM lokal. Berbagai stan pameran memperlihatkan kekayaan budaya Maluku sekaligus menjadi media promosi destinasi wisata, produk kreatif, dan identitas budaya daerah kepada masyarakat luas.

Memasuki hari kedua, suasana Gong Perdamaian Dunia semakin semarak melalui penyelenggaraan Doodle Art Workshop bersama seniman Edi Reubun serta Lomba Menggambar yang diikuti peserta dari berbagai kalangan. Mengangkat tema alat alat musik tradisional Maluku, peserta diajak menuangkan kreativitas sekaligus mengenal nilai nilai budaya lokal melalui karya visual. Workshop ini tidak hanya menjadi media pembelajaran seni, tetapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Maluku.

wEHvdFdZeng3LXZYB4ABSz5yy0rf667z5Fn07nFv.jpg

Rangkaian kegiatan hari kedua juga dimeriahkan oleh penampilan musik dari Zouth en Licht dan FisDuo, Special Stand Up Show, Pentas Budaya Komunitas Kalesang Maluku, serta pembacaan Puisi Budaya oleh Bengkel Sastra Maluku. Beragam pertunjukan tersebut memperlihatkan kolaborasi lintas bidang seni yang memperkuat pesan perdamaian, keberagaman, dan pelestarian budaya.

Pada hari ketiga, Gebyar Wisata Vol. 4 kembali menghadirkan ruang ekspresi melalui Workshop dan Lomba Melukis yang mengangkat tema budaya, pariwisata, dan perdamaian. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap pengembangan seni sebagai media promosi budaya dan pariwisata.

yVy1QL1cPKVvIBMKqTDcOAs3GRW89KOrp2pd6zBd.jpg

Panggung hiburan pada hari ketiga diisi oleh penampilan UKM Band IAKN Ambon, kolaborasi musisi Achy Boum bersama Roland Minase, Musikalisasi Puisi oleh mahasiswa IAKN Ambon, penampilan UKM Tari IAKN Ambon, hingga grup musik Satu Garis. Seluruh rangkaian pertunjukan memperlihatkan keberagaman potensi seni yang dimiliki generasi muda Maluku sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi sebagai ruang tumbuhnya kreativitas dan inovasi budaya.

Puncak Gebyar Wisata Vol. 4 pada hari keempat berlangsung meriah melalui penyelenggaraan World Cup Peace Run 5K, Festival Budaya, Pameran Seni dan Ekonomi Kreatif, Stand Up Comedy, serta berbagai pertunjukan seni yang menghadirkan Sanggar Tamariska, Zaitun Jukulele, UKM Band dan UKM Tari IAKN Ambon, serta penampilan bintang tamu Dioo Affredo dan Ebeng Alcom. Ribuan pengunjung memadati kawasan Gong Perdamaian Dunia untuk menikmati seluruh rangkaian acara yang berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan toleransi.

51f9D0zbRhFd0wSa7YfEEEhi0myyzQ68j0qIXeXD.jpgjU7aizB25yjRhLYi3toIe1RMwaFBQP2WcHu0mVnN.jpglP82nEGLY64maGDYO6jfpkCzB3gOvxtN089nqaDQ.jpgF2sxh20giKv4o9Ig7G0v8ndQ5JN4JqhQYULqBr2a.jpgMxNLiFIzahrjkSK0drYSxXNsGEA8g2l4MRntcA2E.jpg

Melalui penyelenggaraan Gebyar Wisata Vol. 4, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui IAKN Ambon menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya, memperkuat pemberdayaan UMKM, serta membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, komunitas seni, pemerintah, dan masyarakat. Selain menjadi ajang promosi budaya Maluku, kegiatan ini juga menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa dalam merancang dan mengelola kegiatan berskala publik, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kreatif, adaptif, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya dan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Maluku.

Keberhasilan penyelenggaraan Gebyar Wisata Vol. 4 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu menghadirkan ruang yang memperkuat harmoni, menghidupkan budaya, menggerakkan sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Dengan semangat Threads of Peace, IAKN Ambon terus berkomitmen menjadikan pendidikan tinggi sebagai penggerak transformasi sosial, pelestarian budaya, dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.